Senin, 06 Februari 2012

Anda Bertanya,Dyka Menjawab : Pacaran

Assalammualaikum Wr Wb,ingin berbagi pengalaman dengan teman" :D

Tadi pas BBQ , terlintas sebuah pertanyaan yang sangat jenius dari saya (cie :p) untuk tutor BBQ saya a.k.a Kak Ardi

"Kak,boleh gak sih pacaran itu?"

Kata Kak Ardi "Kalo dalam Syari'at sih,Boleh"

Dan langsung terpikir,loh kok gitu sih? -_- bukannya gak boleh ya

"Tapi......" (oooohhh ada tapinya -_-)

"Pacaran itu dianggap boleh,kalau tidak ada syari'at yang dilanggar karena pacaran itu"

Apa ya kira"? sampai sekarang pun terpikir,dan ketika pulang jalan kaki sambil membaca Astaghfirullah langkah demi langkah,selalu terpikir tentang kata kak Ardi,ehhh ada kak Deni sambil teriak "Hanafi!" -_- hahahaha :p oke back to topic

Pas sampe rumah,langsung deh nyalain komputer dan langsung buka uncle google

dan ternyata eh ternyata ketemu ! beberapa ada dibawah ini VVVVV

1.Menjaga Pandangan  

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman, agar mereka menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (An Nur : 30) 

Oke,pertama,pandangan
kenapa dengan pandangan?
pacaran tanpa liat"an kan gak seru? ya gk sih?
tapi kita tidak sadar,kalo itu adalah "panah setan" yang bertujuan untuk melemahkan Iman seorang muslim/muslimah

2.Berdua-dua an dengan Laki-laki/Perempuan yang bukan mahram (baca : Pacar)

Nabi Muhammad Saw bersabda : “Apabila laki-laki dan perempuan yang bukan mahram berdua-duaan, maka yang ketiga adalah setan.”

Example :
"Say...laper nih"
"Oh,yuk makan!"

Dan jder,jadilah yang namanya berdua"an dengan yang bukan mahramnya
"Ah...gw gk pernah tuh yang namanya makan bareng ato berdua"an di tempat sepi"
Masa sih? sekarang banyak loh media komunikasi yang bisa dikategorikan "Berdua-dua an" (baca : SMS,Email,Facebook,dll)

3.Bersentuhan dengan bukan mahram (baca : Pacar)

Awalnya kenalan,ngobrol bareng,PDKT,pacaran,pegangan tengan deh...
Padahal udah jelas di katakan oleh Rasulullah SAW

“Kepala salah seorang ditusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Kabir 20/210 dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu, lihat Ash-Shahihah no. 226)

4.Mencintai si dia (baca : Pacar) melebihi Allah SWT

Terakhir dan paling susah untuk dihindari,terkadang,cinta kita kepada Allah SWT dikalahkan oleh seorang akhwat,yang udah jelas" manusia biasa dan tidak bisa apa-apa.

Jadi Kesimpulannya,buat apa sih mikirin akhwat yang belum tentu buat kita? sedangkan Allah SWT , yang menciptakan kita,memberi rezeki,dan melindungi kita malah kita lupakan?

Terus terang Poin 1,2,dan 4 pernah saya lakkukan :) dan dari tulisan saya ini,saya ingin mengingatkan kembali kepada diri saya sendiri dan akhi dan ukhti sekalian,marilah kita sejenak mengingat semua rezeki yang telah Allah berikan kepada kita,walaupun sebenarnya,jika kita menghitungnya,makan tidak akan bisa :D karena setiap nafas,harta,serta kasih sayang,dan semua yang ada dalam hidup kita ini itu semua datang dari Allah SWT

Semoga bermanfaat bagi kita semua , amin ya robbal alamin

Wassalammualaikum Wr Wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar